Perbedaan Antara Aplikasi WhatsApp Dan Aplikasi Signal

Berita Teknologi

Perbedaan Antara Aplikasi WhatsApp Dan Aplikasi Signal

fratech – Aplikasi pesan singkat bernama Signal tiba- tiba viral setelah pemilik perusahaan teknologi serta mobil listrik Tesla, Elon Musk, membuat seruan buat memakainya.

berikut perbandingan antara fitur serta keamanan WhatsApp dengan Signal

WhatsApp

Dikutip dari lama resminya, WhatsApp ialah aplikasi garapan Jan Koun serta Brian Acton, ialah Ex Yahoo. Tetapi dikala ini WhatsApp telah resmi bergabung dengan Facebook.

1. Keamanan WhatsApp

  • Aplikasi pesan WhatsApp telah terenkripsi end-to-end (E2E) yang artinya hanya kamu dan penerima pesan saja yang dapat membaca pesan yang dikirimkan.
  • WhatsApp tidak dapat mendekripsi konten pesan, panggilan, foto dan lainnya guna memastikan keamanan serta privasi pengguna.
  • WhatsApp memiliki sistem agar siapa pun tidak dapat membaca pesan kamu, tapi memungkinkan pihak berwenang mengetahui siapa dan kapan kamu mengirim pesan.
  • WhatsApp mendukung sistem keamanan fitur kunci di aplikasi bawaan pada Android dan iOS. Itu membuat penggunanya dapat mengunci obrolan WhatsApp dengan biometrik.

2. Fitur WhatsApp

Sejauh ini, fitur yang tersedia pada aplikasi WhatsApp terbilang cukup lengkap, meliputi:

  • Fitur grup yang dapat membuka obrolan hingga 256 anggota.
  • Menyiarkan pesan ke beberapa kontak secara bersamaan alias broadcast message.
  • Dapat melakukan panggilan suara dan video (individu atau grup) dengan kapasitas delapan pengguna.
  • WhatsApp memiliki fitur membagikan status dan penggunanya dapat mengekspresikan keadaannya baik secara tulisan atau video.
  • Mendukung untuk membagikan berbagai jenis file dengan batasan ukuran 16 MB.
  • Memiliki fitur berbagi lokasi secara real-time.
  • Menyediakan pencadangan serta pemulihan tanpa batas melalui layanan cloud seperti Google Drive dan iCloud.
  • WhatsApp versi terkini juga didukung dengan mode gelap atau terang yang bisa disesuaikan.
  • Bisa menghapus pesan yang tidak sengaja dikirim ke individu atau grup.
  • Dilengkapi untuk berbagi emoji serta sticker.

Signal

Aplikasi Signal Messenger luncurkan pada Februari 2018. Kehadiran aplikasi Signal ini pula tidak bebas dari analogi dengan aplikasi sejenisnya semacam WhatsApp ataupun Telegram.

1. Keamanan Signal

  • Signal menggunakan protokol sinyal sumber terbuka untuk mengimplementasikan enkripsi end-to-end (E2E) yang mencakup
  • semua bentuk komunikasi pada aplikasi Signal.Untuk melindungi privasi pengguna,
  • Signal memiliki keamanan ‘Pengirim Tertutup’ (sealed sender) untuk berkomunikasi antara pengirim dan penerima.
  • Signal mendukung opsi otentikasi dua faktor (2FA) dan opsi untuk memblokir tangkapan layar di dalam aplikasi.
  • Signal juga mengenkripsi semua file lokal dengan frasa sandi 4 digit.
  • Signal sudah didukung dengan panggilan grup terenkripsi.

2. Fitur Signal

Secara garis besar, Signal memang belum seatraktif WhatsApp dalam segi fitur. Tapi fitur yang sudah tersedia telah cukup membantu penggunanya dalam berkirim pesan, seperti:

  • Fitur perpesanan, panggilan suara serta panggilan video, dan semua komunikasi itu telah dienkripsi oleh end-to-end (E2E).
  • Memungkinkan untuk membuat grup, namun tidak memiliki opsi untuk menyebarkan pesan ke beberapa kontak sekaligus.
  • Mendukung untuk melakukan panggilan secara grup.
  • Terdapat fitur menghilangkan pesan atau untuk mengirim gambar yang dapat dilihat satu kali.
  • Menawarkan opsi built-in yang bisa menyembunyikan alamat IP pengguna.
  • Mempunyai mode gelap serta bisa menghapus pesan lama.
  • Tersedia emoji dan beberapa stiker privasi, tetapi jumlahnya masih terbatas tidak seperti WhatsApp.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *